- Kematangan
Perubahan
– perubahan yang di alami individu atau organisme, pada dasarnya sejalan dengan
bertambahnya usia menuju tingkat kedewasaannya yang yang berlangsung secara
sistematis, progersif dan berkesinambungan baik menyangkut fisik (Jasmani)
maupun psikis (Rohani). Contoh :
- Anak usia satu tahun atau dua tahun pada umumnya
sudah matang untuk berjalan.
- Pada masa puber terjadi proses kematangan organ –
organ seksual yang memungkinkan seseorang mampu melanjutkan keturunan.
(H. Syamsu Yusuf, Dr. M.Pd. 2000.
Sosiologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung )
- Perkembanagan
berlansung secara skematik adalah perkembangan yang terorganisasi
dalam perubahan individu yang tidak begitu saja menerima pengetahuan yang
ada namun secara aktif, mengkontruksi pengetahuannya sendiri melalui
proses organisasi dan adaptasi. Contoh :
- Adaptasi : penyesuaian pikiran dengan obyek.
- Organisasi: menyesuaikan pikiran dengan dirinya
sediri.
(H. Syamsu Yusuf, Dr. M.Pd. 2000.
Sosiologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung )
- Perkembangan
berlangsung secar progresif
berarti perubahan yang menjadi bersifat maju, meningkat dan meluas
baik secara kuantitaif (fisik) mampu kualitatif (psikis). Contoh:
- Perubahan proporsi dan ukuran fisik anak dari rendah
menjadi tinggi, dari kecil menjadi besar.
- Perubahan pengetahuan dan kemampuan anak dari yang
sederhana kepada yang kompleks (Mulai dari mengenal abjad, sampai
kemampuan membaca).
(H. Syamsu Yusuf, Dr. M.Pd. 2000.
Sosiologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung )
- Perkembangan
berlangsung secara berkesinambungan berarti perubahan pada bagian atau
fungsi organisme itu berlangsung secara beraturan atau berurutan. Tidak
terjadi secara kebetulan atau loncat – loncat. Contoh :
·
Untuk dapat berdiri seseorang anak harus dapat
menguasai tahapan perkembanagan sebelumnya yaitu kemampuan duduk dan merangkak.
(H. Syamsu Yusuf, Dr. M.Pd. 2000.
Sosiologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung )
- Manivestasi
perkembangan Tangible adalah perubahan-perubahan aspek fisik dapat
diidentifikasirelatif lebih mudah
manifestasinya, karena dapat dilakukan pengamatan dan pengukuran secara
langsung seperti perkembangan tinggi badan, berat badan, tanggal dan
tumbuhnya gigi, dan sebagainya. Intangible berarti psikis yang relatif sulit
diidentifikasinya karena kita hanya mengamati sampai batas tertentu
mengukur manivestasi perkembangan tersebut secara tidak langsung dalam
bentuk atau prilaku yang sebenarnya pula bergantung dan dipengaruhi oleh
tingkat – tingkat perkembangan aspek fisiknya.
Beberapa bentuk atau wujud perkembangan prilaku tersebut
antara lain:
·
Perkembangan perseptual (pengamatan ruang,
pengamatan wujud dan situasi)
·
Perkembangan penguasaan dan kontrol motorik
(koordinasi penginderaan dan gerak tutup)
·
Perkembangan penguasaan pola – pola keterampilan
mental fisik (cerdas, tangkas dan cermat)
·
Perkembangan pengetahuan bahasa dan berpikir.
(Prof. DR. H. Abin Syamsuddin Makmun
BA. Psikologi kependidikan)
- Masa konsepsi
ialah perubahan dari embrio menjadi bayi dalam proses pertemuan antara sel
telur dan sperma bersatu untuk membentuk suatu kehidupan baru, maka
terjadilah perubahan – perubahan yang disebabkan adanya pengaruh –
pengaruh proses biologis tertentu dengan berupa pengalaman yang di peroleh
dari lingkungan.
(H. Syamsu Yusuf, Dr. M.Pd. 2000.
Sosiologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung )
- Premature
ialah suatu masa kelahiran bayi yang lebih cepat bayi yang dilahirkan
paling sedikit dua minggu lebih dari waktu yang di perkirakan.
(H. Syamsu Yusuf, Dr. M.Pd. 2000.
Sosiologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung )
- Prenatal
(sebelum lahir) suatu masa kehidupan janin sejak terjadinya konsepsi
sampai lahir. Pada periode ini terjadi perkembangan yang cepat dari sel –
sel sampai organisme lengkap dengan otak dan kemampuan – kemampuan,
tingkah laku, yang memebutuhkan waktu kira – kira 9 bulan.
(H. Syamsu Yusuf, Dr. M.Pd. 2000.
Sosiologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung )
- Reinforcement
maksudnya yaitu suatu stimulus yang memeperkuat dan memepertahankan
tingkah laku yang di kehendaki bentuk yang dikenal adalah reinforcement
positif dapat berupa reword. Dan reinforcement negative dapat berupa
stimulus yang menyakitkan.
(H. Syamsu Yusuf, Dr. M.Pd. 2000.
Sosiologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung )
- Conditioning
maksudnya adalah pengkondisian suatu tingkah laku seperti reaksi refleks –
refleks yang yang di kondisiskan, proses conditioning ini bisa berkembang
menjadi volantary respons (respon yang di lakukan secara sukarela).
(H. Syamsu Yusuf, Dr. M.Pd. 2000.
Sosiologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung )
Tenpunya

No comments:
Post a Comment